Arsip

Posts Tagged ‘Ulama setan’

7 Kelebihan Setan yang Patut Kita Tiru

20 Januari 2011 19 komentar

Setan dan manusia memang pada dasarnya 2 makhluk yang berbeda. Manusia pada umunya pasti benci kepada setan. Namun, di balik niat jahatnya ternyata setan mempunyai banyak sifat “yang perlu kita tiru”

7 Kelebihan Setan Dibandingkan Manusia!!!!!

1. Pantang menyerah
Setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan malah sering mengeluh.

2. Kreatif
Setan akan mencari cara apapun dan bagaimanapun untuk menggoda manusia agar tujuannya tercapai, selalu kreatif dan penuh ide. Sedangkan manusia ingin enaknya saja, banyak yang malas. Baca selanjutnya…

Belajar Memaknai Agama

21 November 2009 Tinggalkan komentar

AGAMA, demikianlah sebuah kata yang terdiri dari lima huruf. Mengutip dari Wikipedia, agama adalah berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “A” yang artinya tidak, dan “GAMA” yang berarti kacau. Sehingga secara entomologis, agama diartikan situasi yang tidak kacau. Sementara kata lain ada yang menyebut religi (bahasa Latin) yang berasal dari kata kerja “re-ligare” yang artinya “mengikat kembali”. Dimaksud dengan berreligi adalah seseorang akan senantiasa berusaha mengikat kembali atas dirinya kepada Tuhan YME.
Kalau bicara soal agama, tentu tidak akan lepas dengan Tuhan (Indonesia), God (Inggris), Brahman (India), Yahweh (Yahudi), Dei (Yunani), Gusti Allah/Kang Murbeng Dumadi, …….. (Jawa). Kemudian bagaimanakah memaknai suatu agama itu???. Agama manapun, apakah itu Islam, Nasrani, Hindu, Budha, Kong Hu Chu dan lain sebagainya, bahkan termasuk pula aliran kepercayaan/kejawen, pada hakekatnya mengajarkan suatu tuntunan hidup kedamaian dalam peradaban manusia dimuka bumi pertiwi ini, dengan tujuan agar manusia tetap berjalan dalam KEBAJIKAN dan KEBAIKAN terhadap sesama makhluk maupun alamnya. Tuntunan dan ajaran yang disampaikan oleh pembawa agama tentunya bermuara kepada amal KEBAJIKAN dan KEBAIKAN, namun karena adanya perbedaan sudut pandang dan visi pemahaman agama serta berbagai macam kepentingan kelompok, golongan dan faham yang membuat penganutnya menjadikan bertentangan, bahkan menganggap mereka yang tidak sehaluan, berseberangan, disebut “kafir” yang pantas harus dimusuhi, disirnakan dari muka bumi. Praktek seperti inilah sehingga esensi dari agama itu sendiri menjadi bias, kabur dan melupakan inti sarinya, Baca selanjutnya…

Iblis si ulama pertama

13 November 2009 2 komentar

Dalam balutan sorban
Wajah iblis menyeringai mengagungkan Tuhan
Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu Akbar…
Memekak genderang telingaku yang dari tadi terjaga.

Aku hanya diam mendengar lolongan-lolongan setan
Meneriakan sumpah serapah kepada malam
Aku memang kelam
Tapi aku masih punya Tuhan
Baca selanjutnya…